Pemberian pakan cair sebenarnya adalah metode pemberian pakan tradisional untuk babi. Namun, pencampuran pakan secara manual dan pengiriman dalam ember memerlukan banyak tenaga kerja. Ketika peternakan babi meningkat dan peralatan otomatis menjadi populer, pakan kering secara bertahap menggantikannya.
Dalam beberapa tahun terakhir, harga pakan kering tradisional terus meningkat. Sebaliknya, bahan baku pakan cair sebagian besar merupakan produk samping yang berbiaya rendah dan persediaan berlimpah. Sementara itu, peralatan pengumpan cairan semakin canggih dalam otomatisasi. Faktor-faktor ini telah mendorong kebangkitan kembali pakan cair di luar negeri.
Saat ini, 70% peternakan babi di Perancis menggunakan pakan cair, dan 60% peternakan babi skala besar di Belanda. Di Korea Selatan, tingkat adopsi sistem pemberian pakan cair di peternakan babi melebihi 90%. Di Tiongkok, pemberian makanan cair juga menjadi tren baru dalam industri babi.
Diakui secara luas bahwa pakan cair dapat secara signifikan mengurangi rasio pakan terhadap keuntungan dan memangkas biaya pakan – ini adalah nilai jual utama dari peralatan pemberian pakan cair, dan investasi tersebut dapat diperoleh kembali dalam waktu kurang dari dua tahun. Selain kelebihan-kelebihan ini, pakan cair juga mempunyai banyak manfaat lainnya, yang dirinci di bawah ini:
Setelah perendaman secukupnya, nutrisi yang larut dalam pakan akan larut dalam air. Partikel pakan menyerap air dan mengembang, menciptakan luas permukaan lebih besar dan menjadi lunak. Hal ini membuat pakan lebih mudah dimakan, dicerna dan diserap babi, serta meningkatkan tingkat konversi pakan. Studi yang relevan menunjukkan bahwa berkat nutrisi yang tercampur dengan baik dan palatabilitas yang unggul, tingkat pencernaan dan pemanfaatan pakan cair untuk babi finishing dapat meningkat sebesar 9,19% hingga 12,08%.
Nafsu makan yang baik merupakan landasan yang kuat bagi kesehatan anak babi!
Fermentasi telah lama menjadi teknik aman yang diterapkan untuk menghasilkan berbagai makanan dan minuman manusia seperti anggur dan saus selama berabad-abad. Ketika pakan dicampur dengan air, bakteri dan ragi alami dalam pakan dan sekitarnya memulai fermentasi. Mereka memecah pati dan gula dalam pakan menjadi asam organik (termasuk asam laktat dan asam asetat) dan alkohol.
Manfaat utama fermentasi adalah menurunkan nilai pH pakan, yang selanjutnya meningkatkan daya cerna dan keamanan biologis. Ketika nilai pH turun di bawah 4, Salmonella dan Escherichia coli yang secara alami ada dalam pakan akan terbunuh dalam waktu 12 jam.
Ia bekerja secara ajaib dengan reaksi kimia!
Pakan cair dapat dibuat secara sederhana dengan mencampurkan pakan kering konvensional dengan air. Salah satu kekuatan utama sistem pemberian makanan cair adalah sistem ini mendukung bahan mentah yang jauh lebih beragam. Berbagai produk sampingan dari industri makanan dapat digunakan, di antaranya whey yang paling banyak digunakan. Pilihan umum lainnya mencakup produk sampingan dari kentang, coklat, yogurt, dan pengolahan bir. Dengan cara ini, sistem pemberian pakan cair dapat memasok energi dan nutrisi penting bagi babi dengan biaya yang jauh lebih rendah.
Menu pakan babi menjadi sangat beragam!
Biji-bijian yang belum matang merupakan kategori lain dari bahan baku yang memenuhi syarat untuk pakan cair. Jagung dengan kadar air tinggi, yang banyak digunakan di negara-negara Barat, adalah contohnya. Tanaman tersebut memiliki kadar air 30% hingga 40% saat panen. Mereka disimpan dalam kondisi anaerobik dan difermentasi sebelum diolah menjadi pakan cair.
Pakan cair menghasilkan lebih sedikit debu di udara. Ini menghambat penyebaran patogen melalui partikel debu dan secara efektif mengurangi timbulnya penyakit pernapasan pada babi.
Ucapkan selamat tinggal pada udara yang berdebu dan tercemar!
Singkatnya, pakan cair membuat babi lebih sehat dan menurunkan risiko penyakit dari sudut pandang kesehatan ternak. Dari sudut pandang biaya, hal ini mendiversifikasi sumber pakan dan memangkas biaya pakan secara keseluruhan. Secara keseluruhan, hal ini membantu peternakan babi menghemat biaya dan meningkatkan keuntungan dari berbagai aspek.
Dapat diprediksi bahwa pemberian pakan cair akan menjadi tren utama dalam peternakan babi di masa depan.